Senin, 27 Juni 2011

MENENGOK ORANG SAKIT BIKIN SEHAT


MENENGOK ORANG SAKIT BIKIN SEHAT

Tidaklah seorang muslim mengunjungi orang muslim lain yang sedang sakit pada pagi hari melainkan ada 70 ribu malaikat yang bershalawat kepadanya hingga sore hari. Jika ia mengunjunginya pada petang hari, maka ada 70 ribu malaikat yang bershalawat kepadanya hingga pagi hari, dan ia mendapatkan buah di surga.

Sebuah studi dari tim peniliti Kanada, baru-baru ini, menyebutkan bahwa menengok orang sakit bias menaikkan imun (kekebalan) dalam tubuh. Artinya, menengok orang sakit bisa membuat anda sehat.
Dalam penelitian itu diuji dua kelompok. Kelompok pertama diperlihatkan gambar meja, kursi dan perangkat furnitur lain. Sementara kelompok kedua diperlihatkan gambar orang sakit cacar, disentri, bersin-bersin, flu dan penyakit lainnya.
Peneliti mengambil sampel darah partisipan sebelum dan sesudah diperlihatkan gambar-gambar tersebut. Setelah selesai, peneliti kemudian memasukkan bakteri ke dalam darah untuk menguji imunitas dalam merespon bakteri tersebut.

APAKAH JIWA DAN RUH ITU SATU?

APAKAH JIWA DAN RUH ITU SATU?
Banyak yang mengatakan bahwa jiwa dan ruh adalah satu. Namun, ada pula yang membedakan keduanya. Lantas, mana yang benar?

Menurut sebagian ahli hadits, fiqih dan tasawuf, ruh itu bukanlah jiwa. Muqatil bin Sulaiman berkata, “Manusia itu memiliki kehidupan, ruh dan jiwa. Jika ia tidur, maka jiwanya keluar dan ia bisa memikirkan segala hal, namun tidak meninggalkan badan. Yang keluar darinya seperti benang yang panjang dan memiliki sinar, sehingga orang yang bersangkutan bermimpi dengan jiwa yang keluar darinya. Sementara kehidupan dan ruh tetap berada di dalam badan, membolak-balik dan bernafas. Jika dia bergerak, maka jiwa itu secepat kilat kembali kepadanya, lebih cepat dari kedipan mata. Jika Allah hendak mematikannya di dalam tidur, maka Dia memegang jiwa yang keluar itu.”
Lebih lanjut Muqatil mengatakan, “Jika seseorang tidur, maka jiwanya keluar dan naik ke atas. Jika dia bermimpi, maka jiwa itu kembali dan mengabarkan keapda ruh. Karena ruh ini diberitahu, maka dia pun mengetahuinya bahwa dia telah bermimpi begini dan begitu.”
Abu Abdullah bin Mandah berkata, “Kemudian meraka saling berbeda pendapat tentang makrifat ruh dan jiwa. Sebagian orang berpendapat, jiwa itu bersifat liar dan memiliki unsur api dan ruhani. Yang lain berpendapat, ruh itu bersifat kemanusiaan, yang dengan tabiat inilah manusia diuji.”
Golongan lain dari ahli atsar berkata, “Ruh itu bukan jiwa, dan jiwa bukan ruh. Tegaknya jiwa dengan ruh. Jiwa merupakan gambaran hamba (manusia), sedangkan hawa nafsu, syahwat dsan ujian merupakan adonan di dalam jiwa.”
Jiwa adalah unsur batiniah manusia yang tidak dapat dilihat. Atau, ada yang mengartikannya sebagai “badan halus” manusia. Sementara tubuh kita adalah badan kasarnya. Jiwa manusia meliputi beberapa unsure: pikiran, emosi (perasaan) dan kehendak. Dengan pikirannya, manusia dapat berpikir. Dengan perasaannya manusia dapat mengasihi dan dengan kehendaknya, manusia dapat memilih.

Kamis, 23 Juni 2011

Cintailah Cinta Ibarat Air

CINTAILAH CINTA IBARAT AIR

Kau berlari mengejar Angin,
Tak tertangkap hanya hembusan,
Angin itu cepat berlalu,
Waktu tak bisa diputar bukanlah lagu.

Air s'lalu ada disekitarmu,
Meski diabaikan olehmu,
Mengalir tapi pasti,
Jika kita mampu sadari.

Cintailah Cinta Ibarat Air,
Saat haus kita butuh Air,
Air suburkan tanah yang kering,
Hati tak lagi gersang.

Angin tak bisa dipercaya,
Dari waktu ke waktu berbeda,
Angin dan Air berlainan,
Tak ada yang menyatukan.

Orang yang mencintai lebih mengerti, mau mengalah, mau berkorban waktu sesibuk apapun, mau berbagi waktu, berbagi cerita. Jika orang yang dicintai sebaliknya seringkali menuntut, mementingkan diri sendiri, dan tak mau mengalah (menganggap dirinya yang paling benar). Coba periksa ciri-ciri orang yang salah memilih dibawah ini. Apa kamu termasuk golongannya?

Rabu, 22 Juni 2011

CINTA YANG MENYEMPURNAKAN

CINTA YANG MENYEMPURNAKAN
Setiap insan dilahirkan tidak sempurna. Dan ketika bersamalah kesempurnaan itu tercipta.
Seorang pemuda bertemu dengan gadis pujaannya dalam sebuah pesta. Gadis itu amat cantik dan dilirik banyak pria, sedangkan sang pemuda biasa-biasa saja-tak menarik perhatian siapapun. Di akhir pesta, pemuda itu memberanikan diri mengundang si gadis untuk mengobrol disebuah restoran. Demi kesopanan, gadis itu setuju. Setelah berhadapan, sang pemuda tak tahu mau bicara apa. Ia sangat gugup. Sang gadis merasa bosan dan ingin pulang. Namun tiba-tiba pemuda itu berkata kepada pelayan, “Tolong minta garam. Saya ingin menaruhnya di kopi saya.”
Semua orang menatapnya. Dasar pemuda gila, begitu pikir mereka. Masa menaruh garam dalam kopi! Sang pemuda merasa malu jadi pusat perhatian. Tapi ia mencoba tenang. Diseduhnya sesendok garam ke dalam cangkir kopinya. Lalu ia meminumnya. Gadis dihadapannya terbengong dan bertanya, “Mengapa kamu punya hobi seperti itu?” Ia menjawab, “Ketika aku kecil, aku tinggal di pantai. Aku senang bermain di laut. Aku bisa mencecap rasa air laut, yaitu asin dan pekat, sama seperti rasa kopi yang dibubuhi garam. Setiapkali aku minum kopi bergaram, aku akan teringat masa kecilku, kampung halamanku. Aku jadi rindu rumahku dan kedua orang tuaku yang tinggal disana.” Si pemuda bercerita dengan mata berkaca-kaca.
Gadis itu tersentuh hatinya oleh perkataan yang lahir dari hati yang terdalam. “Seorang pria yang bisa mengatakan perasaan rindunya akan kampung halaman, pastilah pria yang mencintai rumah, peduli pada rumah, dan bertanggungjawab kepada keluarga,” begitu pikir sang gadis. Dia pun bercerita tentang kerinduannya akan rumah, masa kecil dan keluarganya. Percakapan yang indah pun berlangsung. Itulah awal dari sebuah hubungan. Sang gadis kemudian menyadari bahwa pemuda itulah yang ia impikan selama ini – seorang pemuda yang baik hati, perhatian, dan toleran. Dan sang gadis hampir saja kehilangan pemuda itu, kalau saja tak ada kopi bergaram!
Tak lama kemudian, mereka menikah dan menjalani kehidupan yang indah. Dan setiap kali gadis itu membuat kopi untuk suaminya, ia selalu membubuhkan garam, sebab ia tahu betapa senang suaminya meminum kopi bergaram.
40 tahun kemudian, sang suami meninggal dunia. Ia meninggalkan sepucuk surat untuk istrinya. Bunyinya: “Istriku, maafkan aku. Aku telah berjanji untuk tidak berbohong kepadamu seumur hidupku. Namun ada satu hal yang tidak kukatakan dengan jujur, yaitu kopi bergaram. Ingatkan kau saat pertama kali kita bertemu? Aku begitu gugup saat itu. Sesungguhnya aku ingin gula, namun aku malah berkata ‘garam’. Begitu sulit bagiku untuk mengolah kata, jadi aku teruskan saja cerita tentang kopi bergaram itu. Aku tak pernah tahu itu akan jadi awal komunikasi dan hubungan kita! Selama hidup, berkali-kali aku sudah berupaya untuk mengatakan yang sejujurnya, tapi aku terlalu takut untuk melakukannya, takut kamu akan kecewa. Sekarang aku sudah tiada, rasa takut itu sudah tak ada. Jadi aku akan mengatakan yang sesungguhnya: bahwa aku tidak suka kopi bergaram, karena rasanya begitu aneh…. namun meminum kopi bergaram seumur hidupku sejak kita bertemu, aku tak pernah menyesali apapun yang kulakukan untukmu. Hidup bersama dirimu dan memiliki dirimu adalah kebahagiaan terbesar di sepanjang hidupku. Dan bila aku diberi kesempatan kedua untuk kembali ke dunia, aku inging tetap hidup bersamamu, meskipun aku harus meminum kopi bergaram lagi.”

Rabu, 15 Juni 2011

Bengkel.Hati.06022011-2


Permasalahan : Sakit jantung (klepnya bocor udah satu tahun), pinggan sebelah kanan sakit.
Solusi : Mari kita dengarkan langsung keterangan dari Ustadz Danu

Bengkel.Hati.06022011-3


Masalah : Jalan tidak bisa jauh. Buat jalan kaki terasa berat, pinggul panas, dengkul sakit
Solusi : Kita dengarkan langsung dari ustadz Danu

Senin, 13 Juni 2011

Bengkel Hati Ustad Dhanu Syirik 06032011 ( 2 of 6 ) Sakit Diare

Masalah : Sakit diare selama 3 bulan

Solusi : Langsung ke TKP mendengarkan keterangan dari Ustadz Danu

Bengkel Hati Ustad Dhanu Syirik 06032011 ( 3 of 6 ) Tumbuh Bulu

Masalah : Tubuh anak yang 75% tumbuh bulu sejak lahir

Solusi : silakan dengarkan langsung dari Ustadz Danu

Bengkel Hati Ustad Dhanu Syirik 06032011 ( 4 of 6 ) Batuk 1 Tahun

Masalah : Batuk yang tak sembuh selama 1 tahun

Solusi : kita dengarkan langsung sama ustadz Danu

Bengkel Hati Ustad Dhanu Syirik 06032011 ( 5 of 6 ) Anak Tidak Mau Makan Nasi

Masalah yang dihadapi : Anak tidak mau makan nasi

Solusi : Liat dan dengarkan keterangan dari ustadz Danu

Bengkel Hati Ustad Dhanu Syirik 06032011 ( 6 of 6 ) portaldakwah com

Masalah : Di Punggung dan Kaki selalu merasakan sakit, Jalan beberapa meter selalu jatuh

Solusi : Liat langsung keterangan dari ustadz Danu yuk....

Sabtu, 11 Juni 2011